Subscribe:

Ads 468x60px

Tuesday, April 30, 2013

17 April : St. Stephen Harding

Stephen adalah seorang pemuda Inggris yang hidup pada abad keduabelas. Ia adalah seorang murid cemerlang yang suka belajar. Stephen teristimewa menaruh minat pada sastra. Ia bersungguh-sungguh mengenai hidup dan bedoa setiap hari. Suatu ketika Stephen dan temannya berjalan kaki berziarah ke Roma. Sekembalinya, Stephen bergabung dengan kelompok biarawan yang amat miskin dan kudus. Para biarawan ini berdoa, berpuasa dan bekerja keras. Demikianlah cara mereka mengungkapkan kasih mereka kepada Tuhan. Stephen memperhatikan bagaimana bahagianya mereka. Abbas mereka adalah seorang santo, yakni St Robertus.

Sejenak lamanya, Stephen melayani Tuhan dengan penuh sukacita bersama mereka. Namun, sedikit demi sedikit para biarawan tak lagi hendak hidup keras seperti itu.

16 April : St. Benediktus Yoseph Labre

S. Benediktus Yoseph LabreOrang kudus dari Perancis yang dilahirkan pada tahun 1748 ini menempuh jalan hidup yang aneh. Ia adalah putera seorang pemilik toko dan memperoleh pendidikan dari pamannya, seorang imam. Ketika imam yang baik itu meninggal dunia, Benediktus berusaha masuk biara. Tetapi, ia ditolak karena masih terlalu muda. Benediktus kemudian mencoba masuk biara lainnya. Ia menyukai kehidupan doa dan mati raga. Namun, ketika ia masuk biara, Benediktus menjadi kurus dan lemah. Maka, dinasehatkan kepadanya agar ia pulang ke rumah dan hidup sebagai seorang Kristen yang baik. Benediktus pulang dan perlahan-lahan kesehatannya pulih kembali. Ia berdoa mohon bantuan Tuhan. Kemudian Benediktus merasa bahwa Tuhan telah menjawab doanya. Ia akan menjadi seorang peziarah, seorang yang mengadakan perjalanan suci dengan berdoa dan bermati raga. Sebagai peziarah, Benediktus akan mengunjungi tempat-tempat suci yang termashyur di Eropa.

14 April : St. Lidwina

Lidwina artinya “penderitaan.” Lidwina seorang gadis Belanda. Ia dilahirkan pada tahun 1380 dan wafat pada tahun 1433. Ketika umurnya lima belas tahun, Lidwina mempersembahkan diri seutuhnya kepada Tuhan. Mungkin saja ia akan menjadi seorang biarawati kelak. Tetapi, suatu siang, terjadi peristiwa yang akan mengubah seluruh hidupnya.

Lidwina pergi bermain sepatu luncur bersama teman-temannya. Salah seorang dari mereka secara tak sengaja menabraknya. Lidwina terpelanting keras ke atas es dan

13 April : St. Martin I

St Martin adalah seorang imam Roma yang memiliki reputasi sebagai seorang yang berpendidikan dan kudus. Ia menjadi paus pada bulan Juli 649. Ketika orang memperdebatkan kebenaran-kebenaran mengenai Yesus, Paus Martin mengadakan pertemuan para uskup. Pertemuan ini disebut Konsili Lateran. Dalam konsili diterangkan secara jelas apa yang kita yakini mengenai kebenaran-kebenaran iman. Namun demikian, sebagian umat Kristiani tidak puas mengenainya. Paus Martin tahu bahwa penjelasan-penjelasan konsili benar adanya. Adalah tugasnya sebagai seorang paus untuk mengajarkan kebenaran kepada umat.

Beberapa penguasa tidak menghargai apa yang dilakukan Paus Martin. Salah seorang di antaranya adalah Kaisar Konstans II dari Konstantinopel. Ia mengirim

12 April : St. Yoseph Moscati

St. Yoseph MoscatiKematian saudara laki-lakinya meninggalkan kesan mendalam dalam diri Yoseph. Ia bertanya pada Yesus dalam Ekaristi dan juga pada Bunda Maria mengapa itu harus terjadi. Penderitaan haruslah membawa hikmah. Yoseph segera menyadari akan pentingnya tenaga ahli dalam bidang kesehatan. Dan yang terpenting, ia menyadari bahwa dalam kehidupan ini kita berziarah menuju kehidupan kekal. Tergantung pada kita apakah kita mau menolong serta melayani orang lain selama kita dalam perjalanan. Yoseph bertanya-tanya dan berdoa apakah yang harus ia lakukan dalam hidupnya. Ia memutuskan bahwa ia ingin menolong orang lain dengan membantu menyembuhkan penyakit yang mereka derita. Yoseph ingin menjadi seorang dokter.

11 April : St. Stanislaus

St. StanislausSt. Stanislaus dilahirkan dekat Cracow, Polandia pada tahun 1030. Kedua orangtuanya telah berdoa tiga puluh tahun lamanya agar dikarunia seorang anak. Ketika Stanislaus lahir, mereka mempersembahkannya kepada Tuhan oleh sebab mereka amat bersyukur. Ketika dewasa, Stanislaus belajar di Paris, Perancis. Sesudah orangtuanya meninggal dunia, ia memberikan semua harta milik yang diwariskan orangtuanya kepada fakir miskin. Kemudian ia menjadi seorang imam.

Pada tahun 1072, Stanislaus ditahbiskan sebagai Uskup Cracow. (Sebelum menjadi paus, Yohanes Paulus II juga adalah Uskup Cracow, beberapa abad kemudian). Uskup Stanislaus sangat dicintai umatnya. Mereka terutama sekali menghargai caranya memberikan perhatian kepada kaum miskin, para janda dan anak-anak yatim piatu. Seringkali ia sendiri turun tangan melayani mereka.    

10 April : Beato Antonius Neyrot

Antonius dilahirkan di Italia utara pada abad kelimabelas. Ia menggabungkan diri dalam Ordo Dominikan di Florence, Italia. Pemimpin biara pada masa itu adalah seorang santo, yakni St Antoninus. Santo Antoninus membawa pengaruh besar pada B Antonius.

Broeder Antonius tengah berlayar dari Naples ke Sicily ketika perompak menaklukkan kapal. Antonius dibawa ke Tunis dan dijual sebagai budak. Ia berhasil mendapatkan pembebasan, namun meninggalkan Gereja. Ia menyangkal iman akan Yesus dan meninggalkan panggilan religius. Ia menerima Al Quran sebagai Kitab Sucinya. Selama beberapa bulan ia hidup sebagai seorang muslim. Ia juga menikah.

Sementara itu, pemimpin biara Dominikan, St Antoninus, wafat. Peristiwa ini mengguncang Antonius. Tampaknya suatu malam Antonius mendapatkan semacam mimpi. St Antoninus menampakkan diri kepadanya. Percakapan di antara kedua

9 April : St. Waltrudis

Waltrudis dilahirkan di Belgia pada abad ketujuh. Ibunya, ayahnya serta saudarinya, semuanya telah dinyatakan kudus pula. Waltrudis tumbuh menjadi seorang gadis remaja yang cantik jelita. Meskipun pada saat bersenang-senang, ia selalu mempunyai cara untuk memberikan kritik membangun kepada orang lain. Beberapa pemuda ingin menikahinya. Pada masa itu, orangtualah yang memilihkan suami bagi puteri mereka. Orangtuanya memilih Pangeran Madelgarius. Tidak ada yang lebih tepat selain dia, sebab ia kelak dinyatakan kudus juga. Ia adalah St. Vincentius Madelgarius. Pasangan tersebut dikaruniai empat orang anak. Menakjubkan, semuanya juga telah dinyatakan kudus!

St. Waltrudis merasa bahagia sebab Tuhan memberinya sebuah keluarga yang luar biasa. Tetapi, ia harus banyak menderita juga sepanjang hidupnya. Perempuan-perempuan yang iri hati menyebarkan gosip-gosip yang amat jahat mengenainya.

7 April : St. Yohanes Baptista de la Salle

St. Yohanes Baptista de la SalleSt. Yohanes Baptista de la Salle dilahirkan di Rheims, Perancis pada tanggal 30 April 1651. Orangtuanya berasal dari kalangan bangsawan. Yohanes biasa hidup mewah. Namun demikian, ia seorang anak yang saleh pula. Ia sangat mengasihi Yesus dan Gereja-Nya. Ia sedang belajar untuk menjadi seorang imam ketika kedua orangtuanya meninggal dunia. Ia harus meninggalkan seminari dan pulang ke rumah untuk mengasuh adik-adiknya. Sementara ia mengajar serta mendidik mereka, ia sendiri tetap terus belajar. Adik-adiknya tumbuh menjadi pemuda-pemuda yang baik. Ketika pendidikan mereka sudah selesai, Yohanes Baptista ditahbiskan sebagai imam.

Pada masa itu, kaum bangsawan seperti keluarga Pastor de la Salle, mempunyai kesempatan untuk memperoleh pendidikan yang baik. Tetapi, rakyat jelata tetap

6 April : Beato Notker

Biarawan Benediktin ini semasa kecilnya sering sakit-sakitan. Ia juga gagap bicara sepanjang hidupnya. Notker bertekad agar cacatnya itu janganlah menjadi penghalang baginya. Karena tekadnya yang kuat, Notker menjadi seorang yang lebih menyenangkan dari sebelumnya.

Ia dan dua orang sahabatnya, Tutilo dan Radpert, adalah biarawan yang selalu riang gembira. Mereka bertiga saling menguatkan dalam panggilan mereka di biara Santo Gallen di Swiss. Cinta mereka pada Tuhan dan juga cinta mereka pada musik menjadikan mereka bersahabat karib.

5 April : St. Vincentius Ferrer

St. Vincentius Ferrer St. Vincentius Ferrer adalah seorang pahlawan Kristen yang amat mengagumkan. Ia dilahirkan di Valencia, Spanyol pada tahun 1350. Ia berdevosi secara khusus kepada Santa Perawan Maria. Apabila orang berbicara tentang Bunda Maria, ia merasa sangat bahagia. Ketika berusia tujuh belas tahun, Vincentius masuk Ordo Santo Dominikus. Ia seorang yang sangat pandai dan berhasil baik dalam studinya. Vincentius juga seorang yang tampan, tetapi ia tidak pernah sombong ataupun tinggi hati atas semua kelebihan yang dimilikinya.

Pada mulanya, Pastor Vincentius mengajar di berbagai perguruan tinggi. Kemudian ia menjadi seorang pengkhotbah yang termashyur. Ordo Santo Dominikus disebut juga Ordo Para Pengkhotbah. Selama dua puluh tahun, Pastor Vincentius berkhotbah di

4 April : St. Isidorus

St. Isidorus dari SevilleSt. Isidorus dilahirkan pada tahun 556. Dua orang kakaknya, Leander dan Fulgentius, adalah uskup dan santo juga. Saudari mereka, Florentina, seorang biarawati dan santa juga. Keluarga Isidorus kemungkinan berasal dari Romawi. Kelak Isidorus ditahbiskan sebagai uskup kota Seville, Spanyol. Dari sanalah ia memberikan pengaruh besar terhadap Gereja pada jamannya. Isidorus menjadi Uskup Seville selama tiga puluh tujuh tahun. Selama masa itu, ia melanjutkan karya uskup sebelumnya, yaitu St. Leander, kakaknya. Kedua kakak-beradik ini mempertobatkan penganut bidaah Visigoth dan membawa mereka ke pangkuan Gereja Katolik.

Pada masa kecilnya, Isidorus memperoleh pendidikan yang amat baik. Kakak-kakaknya bertanggung jawab atas pendidikannya. Ia dibimbing oleh Leander.

Wednesday, April 3, 2013

3 April : St. Richard dari Chichester

St. Richard dilahirkan di Inggris pada tahun 1197. Ia dan saudaranya menjadi yatim piatu sejak Richard masih kecil. Saudaranya memiliki beberapa tanah pertanian. Richard berhenti sekolah agar dapat membantu kakaknya menyelamatkan sawahnya dari kehancuran. Richard bekerja demikian giat hingga kakaknya yang penuh rasa terima kasih hendak memberikan tanah pertanian itu kepadanya. Tetapi, Richard tidak mau menerimanya. Ia juga memilih untuk tidak menikah, sebab ia ingin pergi belajar di perguruan tinggi untuk memperoleh pendidikan yang baik. Ia tahu bahwa karena uangnya hanya sedikit, ia akan harus bekerja keras untuk membiayai hidup dan sekolahnya.

Richard belajar di Universitas Oxford. Kemudian, ia memperoleh kedudukan penting di universitas. St. Edmund, yang adalah uskup agung Canterbury, memberinya tugas dan tanggung jawab dalam keuskupannya. Ketika St. Edmund wafat, St. Richard

2 April : St. Fransiskus dari Paola

St. Fransiskus dari PaolaSt. Fransiskus dilahirkan di sebuah dusun kecil di Paola, Italia sekitar tahun 1416. Orangtuanya miskin, tetapi bersahaja dan kudus. Mereka mohon bantuan doa St. Fransiskus dari Asisi agar dikaruniai seorang putera. Ketika ia akhirnya dilahirkan, ia diberi nama Fransiskus. Anak itu tumbuh besar dan pergi ke sekolah di mana para pengajarnya adalah imam-imam Fransiskan. Di sanalah Fransiskus belajar membaca. Ketika berusia limabelas tahun, seijin orangtuanya, Fransiskus tinggal di sebuah gua. Ia ingin menjadi seorang pertapa dan melewatkan hidupnya hanya bersama Tuhan saja.

Ketika usianya duapuluh tahun, pemuda-pemuda lain ikut bergabung dengannya. St. Fransiskus meninggalkan gua kediamannya. Penduduk kota Paola membangun sebuah gereja dan juga biara untuk Fransiskus dan para pengikutnya. Ia menyebut ordo religiusnya yang baru dengan nama “Minims”. “Minims” artinya “yang terkecil dari semuanya.”

1 April : St. Hugo dari Grenoble

St. Hugo dilahirkan pada tahun 1052 di Perancis. Ia tumbuh menjadi seorang pemuda yang tinggi dan tampan, lemah lembut serta penuh sopan santun. Meskipun ia senantiasa mendambakan untuk hidup bagi Tuhan sebagai seorang rahib, ia diberi kedudukan penting yang lain. Ia ditahbiskan sebagai imam dan kemudian sebagai uskup.

Sebagai seorang uskup, Hugo segera meluruskan kebiasaan-kebiasaan dosa sebagian orang dalam keuskupannya. Ia menetapkan rencana-rencana yang bijak, namun bukan itu saja yang ia lakukan. Guna memperoleh belas kasihan Tuhan bagi umatnya, St. Hugo berdoa dengan segenap hati. Ia melakukan mati raga yang keras. Dalam waktu singkat, banyak orang berbalik menjadi saleh dan taat. Hanya sebagian orang dari kaum bangsawan saja yang masih terus menentangnya.